Minggu, 10 September 2017

Pusaka Prabu Siliwangi yang Paling Ditakuti

Prabu Siliwangi merupakan salah satu raja dari Tanah Pasundan yang paling disegani di jamannya. Dan memang pantas jika Prabu Siliwangi dinobatkan sebagai raja terbaik di tanah Pasundan.


Prabu Siliwangi di era kepemimpinannya mampu menciptakan suasana yang aman, damai dan tentram bagi rakyatnya dengan cara kepemimpinan yang tegas dan bijaksana.

Selain adil, bijaksana dan tegas, Prabu Siliwangi juga terkenal akan ilmu kanuragan dan juga benda pusaka yang dimilikinya. Selain itu beliau juga terkenal dengan banyak anak buah dari alam gaib seperti macan gaib yang berhasil ditaklukkannya.

Berikut ini adalah beberapa benda peninggalan pusaka Prabu Siliwangi yang tersohor karena kehebatannya :

Kujang macan putih Siliwangi. 

Kujang macan putih siliwangi atau lebih dikenal dengan nama kujang siliwangi merupakan salah satu koleksi pusaka dari jaman kerajaan prabu siliwangi. Kujang macan putih siliwangi pada eranya merupakan senjata wajib yang harus dimiliki oleh setiap anggota kerajaan khususnya yang sering berada di lapangan dan menghadapi berbagai medan pertempuran. Kujang macan putih yang didapatkan secara langsung dari penarikan gaib ini merupakan kujang istimewa dengan khodam macan putih yang bersemayam di dalamnya. Khodam Macan putih tersebut merupakan salah satu Abdi / Anak Buah dari prabu siliwangi. Ciri khas dari kujang macan putih terletak pada gagang / pegangan dan sarung kujang yang terukirkan sosok wajah macan putih.

Manfaat supranatural yang bisa diperoleh dari pusaka prabu siliwangi kujang macan putih antara lain :

Energi kujang macan putih sangat baik sebagai sarana meningkatkan kewibawaan dan pamor seseorang sangat pas dan cocok bila digunakan oleh seseorang yang mempunyai jabatan / kedudukan tinggi di lingkungannya. Sarana pegangan supranatural untuk Anda yang menginginkan jabatan tinggi. Memunculkan aura kebijaksanaan dan kewibawan yang lebih kuat dari dalam diri Anda. Mampu menolak berbagai energi negatif dari orang-orang yang iri kepada Anda mupun dari lingkungan tempat tinggal Anda

Pusaka kujang alam gaib. 

Pusaka ini merupakan salah satu peninggalan Prabu Siliwangi. Bentuknya pun juga tidak jauh berbeda dengan pusaka kujang pada umumnya. Pusaka ini adalah pusaka kujang yang dibuat pada eranya dan belum mengalami penyempurnaan. Akan tetapi yang membedakan adalah tingkat energinya dan kesaktiannya.

Mustika dewi kembang. 

Mustika dewi kembang merupakan salah satu jenis batu bertuah yang dimiliki oleh Prabu siliwangi. Pada zamannya, Prabu Siliwangi merupakan sosok raja yang terkenal akan aura dan kewibawaan serta pesona bagi kaum hawa. Konon rahasia yang terpendam dari auranya adalah energi dari batu mustika kembang yang dipunyainya.


Mustika macan kembar. 

Mustika macan kembar merupakan salah satu jenis batu mustika peninggalan kerajaan Siliwangi yang didalamnya terdapat sosok macan putih selaku abdi dari Prabu siliwangi. Energi yang dipancarkan oleh mustika macan kembar bermanfaat untuk penyembuhan dan pengasihan.

Keris naga runting. 

Nama Keris Naga Runting sangat terkenal hingga seluruh pelosok nusantara. Meskipun tak ada yang dapat membuktikan secara langsung namun kesaktian dan asal usulnya yang penuh misteri membuat cerita tersebut terasa akrab terdengar di telinga kita. Sebilah pusaka yang konon dulu menjadi senjata pamungkas Prabu Siliwangi ini secara kasap mata memang terlihat menawan bagi siapa saja yang melihatnya.

Namun demikian tak banyak orang tahu tentang asal usul Keris Naga Runting yang diyakini sebagai salah satu pusaka Prabu Siliwangi ini. Dalam ulasan di bawah ini sedikit banyak akan kita singgung mengenai asal usul dan sejarah sekaligus khasiat atau manfaat dari jenis benda bertuah yang satu ini. Untuk itu pastikan Anda menyimak artikel berikut hingga usai.

Keris ini juga akrab disebut dengan Naga Runting Makan Emas atau dalam bahasa jawanya “Ngemut Emas” diberikan karena pada pusaka ini terdapat setitik emas melekat pada lidah atau mulut naga yang menjadi bentuk utama dari pusaka tersebut.

Meski tidak ada sumber otentik tentang siapa pembuat keris pusaka yang kala itu menjadi pusaka piandel Prabu Brawijaya namun secara turun temurun masyarakat jawa meyakini jika pembuat keris sakti tersebut tak lain merupakan Empu kepercayaan Kerajaan Pajajaran yakni Empu Welang dan Empu Anjani. Menurut cerita yang beredar bahan yang digunakan sebagai pusaka tersebut adalah paku emas. Beberapa orang juga meyakini paku emas yang dimaksud merupakan hasil dari persemedian Prabu Siliwangi di kaki bukit Gunung Salak.

Sebagai Raja penuh kewibawaan Prabu Siliwangi berkeinginan memiliki sebilah pusaka tak tertandingi dari segi kesaktian dan keartistikan nya. Oleh karena itu beliau memanggil Empu Welang untuk membuatkan keris yang dimaksud. Singkatnya setelah mendengar keinginan Sang Raja Empu Welang memberikan saran agar Sang Prabu “menimbali” atau memanggil Empu Anjani guna membantu pembuatan keris pusaka yang dimaksud. Hal ini dilakukan Empu Welang dengan alasan bahwa Empu Anjani memiliki keahlian luar biasa dalam membuat bentuk keris dengan sempurna.

Semenjak perintah Sang Prabu diberikan kedua Empu tersebut mengawali pembuatan pusaka dengan bersemedi dan puasa selama 40 hari 40 malam sebagai ritual sakral untuk membuat pusaka tak tertandingi. Singkatnya setelah melewati beberapa proses paku emas telah berubah menjadi sepucuk keris luk 13 yang kemudian disempurnakan oleh Empu Anjani dengan memberikan tatahan berwujud kepala naga di pangkalnya serta butiran emas mengkilat di ujung lidah (mulut) sang naga.

Setelah keris tersebut jadi kemudian diberi nama Keris Naga Runting Makan Emas. Warangka dari bahan kayu cendana membuat keistimewaan pusaka tersebut tak tertandingi pada masanya.

Kedua Empu tersebut telah berhasil menyelesaikan tugas dengan baik dan kemudian menyerahkannya pada Sang Prabu Siliwangi pemilik tahta kerajaan pajajaran. Luar biasa senangnya Sang Prabu melihat pusaka yang dipesannya tersebut sangat sempurna. Karena keberhasilan itulah kemudian Empu Anjani dan Empu Welang diberi tanah tegalan di wilayah kerajaan sebagai hadiah.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pusaka Prabu Siliwangi yang Paling Ditakuti

0 comments:

Posting Komentar